Kreatifitas dan Inovasi Siswa SMK Negeri Jumo

  • Kreisimo

    Kreatifitas dan Inovasi Siswa SMK Negeri Jumo.

  • Pandawa Lima

    Ilustrasi Pandawa Lima, Karya Siswa SMK Negeri Jumo.

  • Kegiatan Siswa

    Salah Satu Kegiatan Siswa di Luar Kelas.

  • Kerjasama

    Tumbuhkan Nilai Kerjasama

Ilfi, Kenalkan Tokoh Pandawa Lima Lewat Manga


Dalam cerita pewayangan terdapat banyak sekali tokoh-tokoh yang bisa dijadikan contoh dalam hal kebaikan, salah satunya adalah Pandawa Lima. Namun dikalangan pelajar, tokoh pewayangan tersebut kurang diminati karena dianggap kuno dan kurang penting.
Melalui hobinya yang sering menggambar manga, yaitu karakter kartun khas jepang, Ilvi yang merupakan siswi kelas XII multimedia SMK Negeri Jumo ini mencoba memperkenalkan tokoh pandawa lima tersebut dengan karakter manga, sehingga mempunyai tampilan yang lebih modern dibandingkan sebelumnya.

Adapun tokoh pewayangan pandawa lima tersebut sebagai berikut :


1. Yudhistira






Yudistira merupakan saudara para Pandawa yang paling tua. Ia merupakan penjelmaan dari Dewa Yama dan lahir dari Kunti. Sifatnya sangat bijaksana, tidak memiliki musuh, dan hampir tak pernah berdusta seumur hidupnya. Memiliki moral yang sangat tinggi dan suka mema’afkan serta suka mengampuni musuh yang sudah menyerah. 



2. Bima


Bima atau Werkudara adalah putra kedua dari raja Pandu dengan Dewi Kunti.Ia adalah penjelmaan dari Dewa Bayu.Ia mempunyai sifat teguh, gagah berani, tabah dan jujur.



3. Arjuna


Arjuna adalah anak bungsu dari raja Pandu dengan Dewi Kunti.Ia adalah penjelmaan dari Dewa Indra, sang dewa perang.Ia mempunyai sifat yang pandai, cerdik, pendiam, lemah lembut, sopan santun, berani, suka menolong yang lemah dan pastinya ia adalah seorang yang sangat tampan dan gagah.


4. Nakula


Nakula adalah salah satu putra kembar dari raja Pandu dengan istrinya Dewi Madrim.Ia adalah penjelmaan dari dewa kembar yang bernama Dewa Aswin, sang dewa pengobatan.Ia sangat tangguh dan mahir memainkan pedang,ia seorang yang sangat jujur, setia, taat kepada orang tua, tahu akan balas budi, dan sangat pandai menjaga rahasia.


5. Sadewa


Nakula adalah salah satu putra kembar dari raja Pandu dengan istrinya Dewi Madrim.Ia adalah penjelmaan dari dewa kembar yang bernama Dewa Aswin, sang dewa pengobatan.Ia sangat tangguh dan mahir memainkan pedang,ia seorang yang sangat jujur, setia, taat kepada orang tua, tahu akan balas budi, dan sangat pandai menjaga rahasia.


Share:

PENGUSAHA KOPI MUDA INI BERNAMA ROZAK


Kabupaten Temanggung saat ini menjadi primadona kopi, mulai dari kopi jenis robusta, arabika maupun ekselsa. Dengan berbagai macam jenis dan olahan membuat Temanggung sering dijuluki surganya kopi.
                Dengan sebutan itu, tidak sedikit yang berprofesi sebagai pengolah dan pengusaha di bidang kopi dan mereka sukses menjalankannya. Salah satunya adalah Abdul Rozak, siswa kelas SMK Negeri Jumo.
                Siswa yang mengambil jurusan Otomotif ini ternyata sudah dekat dengan kopi sejak dia masih kelas 3 SD, lantaran ibunya yang sering beli dan mengolah kopi secara tradisional dan dijual di warung-warung sekitar tempat tinggalnya di desa Gondang Winangun Kecamatan Ngadirejo.
                Rozak mulai menggeluti dan belajar pengolahan kopi dengan ibunya sejak dia kelas 3 SMP, lantaran dia mempunya 6 adik yang tentunya membutuhkan biaya hidup yang tidak sedikit, kemudian dia berfikir untuk sedikit membantu meringankan kebutuhan keluarganya dengan mengolah dan menjual kopi.
                “Saya anak pertama dari 7 bersaudara, saya harus prihatin dan harus membantu perekonomian keluarga saya”. Jelas Rozak.
                Kopi olahan Rozak ternyata diminati oleh banyak orang, terbukti saat ini pemasaran sudah sampai Gayo Aceh, Yogyakarta, Surabaya, Tangerang, Jakarta, dll dengan menggunakan pemasaran online.                Bahkan pernah ada pembeli bule asal Chile yang datang langsung ke rumahnya untuk membeli kopi milik Rozak.

Melihat peluang dan prospek pasar yang bagus, Rozak dan keluarganya menjadikan usaha kopi ini sebagai mata pencaharian utama keluarga, termasuk untuk biaya sekolahnya dan adik-adiknya. 

Share:

Membuat Efek Lefitaasi Menggunakan Adobe Photoshop




Kali ini kita akan membuat manipulasi foto efek lefitasi menggunakan adobe photoshop CS5 ,simak baik-baik ya

Buka foto yang akan kita edit,dengan cara klik File>Open


1.     Pilih file foto yang ingin kita edit,jika kita ingin membuka semua file sekaligus,tahan tombol ctrl sambil klik gambar yang diperlukan.Jika sudah terseleksi semua,tekan tombol Open


3. Jika file foto sudah terbuka,buat seleksu dengan menggunakan Pen Tool

1.       Buat seleksi mengikuti objek yang kita butuhkan


1.       Klik kanan>Make Selection


1.       Akan muncul dialog seperti dibawah ini,tekan OK


1.       Maka akan muncul seleksi di pinggiran objek



Tekan saja ctrl +J
1.       Maka akan muncul layer baru duplikat bari seleksi yang telah kita buat tadi


1.       Lakukan hal yang sama seperti langkah 4 sampai 9 pada foto-foto berikut (kailan bisa mengantinya dengan foto lain sesuai kreasi kalian)




1.       Drag semua gambar tadi ke background utama


Gunakan transform tool (ctrl +T) untuk memindah dan menyesuaikan ukurannya

Kurang lebih diposisikan seperti ini


Duplikate objek dengan meneka ctrl +J


1.       Duplikate objek dengan meneka ctrl +J




1.       Gunakan ctrl +T untuk menyesuaikan bentuk bayangannya



1.       Atur opacitynnya kira-kira 14%

Lanjutkan hal yang sama kepada foto lainnya


1.       Kalian bisa atur pencahayaan dan levels dengan menyesuaikan foto



Kalian bisa memberi efek sesuai selera kalian dan jadilah seperti ini



Share:

Menumbuhkan Minat Baca pada Anak


MENUMBUHKAN minat baca kepada anak sedari dini sangat penting untuk membantu perkembangan daya pikir dan imajinasinya. Apalagi pada usia 0 hingga 2 tahun atau yang sering disebut sebagai usia emas (golden age). Pada usia ini sel-sel otak (neuron) anak berkembang paling pesat, sehingga harus diisi dengan berbagai informasi dan stimulasi.
Namun, saat ini banyak orang tua yang abai terhadap perkembangan otak anaknya yang masih dalam usia emas bahkan sampai usia pra-sekolah. Para orang tua justru lebih dahulu memperkenalkan gawai kepada buah hatinya, karena mereka merasa proses pembelajarannya lebih mudah. Juga dirasa nyaman karena banyak anak yang duduk ‘anteng’ (jenak) ketika diberikan gawai.
Psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi mengatakan anak usia 0 hingga 2 tahun belum seharusnya terpapar gawai. Menurutnya, dari berbagai penelitian ditemukan bahwa tontonan berupa gambar bergerak dari gawai atau layar justru akan mengacaukan kemampuan sensorik anak-anak yang belum siap secara sensorik dan visual.
Ratih Zulhaqqi menjelaskan kebiasaan menonton gambar bergerak pada gawai membuat anak lebih mudah kehilangan konsentrasi, menjadi kurang fokus, dan matanya menjadi lelah karena melihat gambar yang terlalu cepat bergerak.
Sebaiknya orang tua menstimulasi anak dengan membacakan buku cerita atau dongeng. Karena hal tersebut akan membuat jaringan antar sel otak (sinaps) anak semakin berkembang pesat. (Bisnis Indonesia)
Sejalan dengan banyaknya sinaps maka akan semakin banyak pula akson (neurit) dan sel saraf yang terhubung sehingga otak anak akan menjadi lebih padat dan berisi karena informasi akan mengalir di antara keduanya. Akson adalah jalur transmisi utama sistem saraf dan membantu membuat saraf.
Membaca buku ini seperti connecting the brains. Karena di saat bayi baru lahir sinaps pasti masih jarang-jarang karena informasi yang didapatkannya masih sedikit. Pada anak usia emas sinaps berkembang, dan menjadi tugas orang tua memperbanyak sinaps di otak anak. Membacakan dongeng, selain dapat mempererat bonding, juga akan membuat anak merekam ekspresi dan kosakata sehingga melatih kemampuan bicara anak.
Ratih mengatakan ketika orang tua membiarkan anak terpapar gawai yang terjadi sinaps di otak anak justru akan terputus. Gawai memang memberikan informasi tetapi tidak membentuk sinaps sehingga sewaktu-waktu anak akan lupa dengan informasi itu, sedangkan buku membentuk sinaps yang membuat anak lebih mudah mengingat dan merekam apa yang dilihat, dirasa, dan didengar.
Agar anak senang membaca buku, orang tua harus cerdas dan kreatif menjadikan waktu membaca sebagai kegiatan yang mengasyikkan bagi anak. Pilihlah buku-buku cerita bergambar dengan tema-tema yang menarik, lalu bacakan dengan suara nyaring, serta intonasi dan ekspresi yang menyenangkan. Dengan membacakan buku, orang tua dapat menanamkan nilai-nilai kehidupan melalui cerita dan contoh-contoh dari tokoh yang ada di cerita tersebut.
Setelah anak mulai bisa membaca, biarkan anak membaca cerita yang ada di buku tersebut. Tidak perlu harus bisa membaca tulisan, ketika anak dapat merangkai cerita dari gambar-gambar yang ada di buku, itu jauh lebih kreatif daripada membaca kalimat yang ada di buku karena di situ imajinasi anak berkembang.
Sependapat dengan Ratih, psikolog Tiga Generasi Anastasia Satriyo mengatakan untuk membuat anak senang membaca, orang tua dapat memulainya dari hal sederhana dan sedini mungkin, bahkan sejak bayi baru lahir. (Bisnis Indonesia).
Buku bayi yang didesain dengan warna menarik dan tekstur yang terbuat dari kain dapat melatih indra penglihatan dan peraba anak. Menurutnya, ketika anak semakin banyak mengenal tekstur maka akan membantu kemampuannya beradaptasi dan bersosialisasi.
Orang tua juga dapat memperkenalkannya berbagai emosi dengan membacakan dongeng dan buku cerita menggunakan intonasi mengikuti suara dan ekspresi dari tokoh yang diceritakan. Hal ini penting dilakukan agar anak mengetahui emosi apa yang dirasakannya sehingga dapat menghindarinya dari tantrum (ledakan emosi)
Anastasia mengatakan melalui kegiatan membaca anak dapat mengenal berbagai emosi, berbagai informasi, dan membantu melatih daya pikir dan daya ingat anak, selain mempererat hubungan emosi antara orangtua dan anak.
Menurutnya, orang tua juga tidak perlu menjadikan kegiatan membaca sebagai suatu keharusan yang dipaksa, jadikan ini sebagai hal yang menyenangkan. Waktunya pun tidak terbatas hanya saat akan tidur saja,  tetapi bisa dilakukan di berbagai kesempatan. Namun, yang perlu diperhatikan orang tua harus dapat memilih bacaan sesuai kemampuan konsentrasi anak.
Anastasia memaparkan, biasanya konsentrasi anak itu 2 hingga 3 kali dari usianya. Jadi bila anak usia 2 hingga 3 tahun maka dia hanya akan fokus selama 4 sampai 6 menit. Jadi carilah buku cerita yang tidak terlalu panjang. Jika anak sudah mulai bisa membaca dan mengerti apa yang diinginkannya, orang tua dapat mengajaknya ke toko buku atau perpustakaan, lalu biarkan dia memilih buku yang sesuai dengan keinginannya.
Psikolog anak dari Yayasan Bhakti Asdhira, Nyi Mas Diane mengatakan bahwa kegiatan membaca harus dilakukan dalam suasana yang hangat, akrab, aman dan nyaman. Ketika membacakan buku, orang tua dapat memangku atau merangkul serta bacakan dengan intonasi yang ekspresif, dan antusias sehingga anak akan merasa senang dan selalu menunggu-nunggu saat membaca.
Orang tua dapat memberikan topik yang disukai anak terlebih dahulu kemudian kaitkan dengan pengetahuan dan nilai-nilai yang ingin disampaikan. Setelah selesai membacakan, pancing anak untuk menceritakan kembali apa yang dipahaminya dengan gaya bahasa sendiri. Hal ini penting untuk melatih pemahaman anak terhadap buku yang dibaca. Jangan lupa orang tua memberi penghargaan atas usahanya sehingga anak akan semakin bersemangat.
Orang tua juga dapat mengajak anaknya ke tempat-tempat yang pernah diketahui melalui buku agar pengetahuan anak semakin luas. Misalnya sambil rekreasi anak diajak ke kebun binatang, kebun raya, museum, sawah, pegunungan, dan lainnya
Narwan, S.Pd
summber : siedoo.com
Share:

Siswa SMK Negeri Jumo Ciptakan Game Edukasi

INOVASI DI MEDIA PEMBELAJARAN.


Perkembangan teknologi yang begitu cepat, memberikan dampak positif dan negatif bagi para penggunanya, terlebih kepada anak-anak di usia pembelajar. Anak-anak yang oleh orang tunya difasilitasi alat komunikasi cerdas / smart phone, memberikan dampak yang negatif bila dilakukan tanpa kontrol oleh orang tua, terlebih keterbatasan kemampuan orang tua terhadap smart phone yang dimiliki oleh anak, sangat dimungkinkan penggunaannya tanpa terkontrol.
            Penyalahgunaan smart phone tersebut tentunya meberikan dampak yang kurang baik terhadap minat belajar anak, ada yang berlebihan bermain game sehingga mengurangi waktu belajar, atau membuka situs yang kurang mendidik atau kurang pas untuk dikonsumsi oleh anak.
            Mengingat perkembangan teknologi yang tidak bisa dihindari, maka perlu adanya langkah untuk menyelaraskan teknologi terhadap anak-anak agar tetap dapat belajar dengan cara yang menyenangkan dengan menggunakan smart phone yang dimilikinya.
            Melihat kondisi yang demikin, membuat beberapa siswa jurusan multimedia SMK Negeri Jumo menciptakan game edukasi berbasis android.
            Andi, salah satu siswa pencipta game ini menyampaikan bahwa game ini berbasis android karena memang saat ini sedang menjadi trend di perangkat smart phone.
“Saya berharap dengan adanya game edukasi ini siswa menjadi lebih senang dalam belajar”. Tambah siswa kelas XII Multimedia yang membuat game bertema rumah adat dan lagu daerah di Indonesia ini.
Lukman Haryono, S.Sn, salah satu guru pengampu multimedia SMK Negeri Jumo sangat mengapresiasi karya yang dibuat oleh peserta didiknya teresebut.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah siswa-siswi kami buat, semoga karya mereka memberi manfaat untuk masyarakat dan berkontribusi terhadap pendidikan di Indonesia dengan cara menumbuhkan minat belajar anak dengan aplikasi android”.
Berikut tampilan media pembelajaran tersebut.















Share:

Perjumsa sebagai Wahana saling Menghargai Antar Siswa



Perkemahan jum’at sabtu (Perjumsa) yang     dilakukan di lingkungan sekolah SMK Negeri Jumo dilakukan setiap setahun sekali setelah penerimaan peserta didik baru, karena yang menjadi peserta dari Perjumsa adalah siswa baru.
Kegiatan yang dilakukan pada hari jumat dan sabtu pada tanggal 24-25 Agustus 2018 ini diprakarsai oleh organisasi pramuka dan diikuti oleh semua siswa kelas X SMK Negeri Jumo.
Rangkaian kegiatan selama dua hari dibagi menjadi dua yaitu kegiatan di dalam kelas dan di luar kelas. Kegiatan di dalam kelas meliputi meberian materi oleh Pembina pramuka dan materi dari Polsek Jumo.
Adapun kegiatan luar yaitu dengan mengadakan api unggun yang menampilkan berbagai macam kreasi dari peserta dan kegiatan outbond untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerjasama dan saling menghargai.
Yusfi, selaku panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa saling mengenal, percaya diri dan kerjasama antar peserta.
“Kami berharap melalui kegiatan ini adik-adik kami semakin bersemangat, tumbuh rasa disiplin yang tinggi”. Imbuhnya.
Aris, selaku Pembina Pramuka SMK Negeri Jumo juga berharap agar kegiatan ini menjadi kegiatan yang berkesan diawal pembelajaran.
“Semoga para peserta didik baru mempunyai kesan yang baik sehingga kedepan mampu menerapkan nilai-nilai yang kami ajarkan selama kegiatan perjumsa”. Tambah Aris.


Share:

Cerpen - Dede yang Terus Berjuang



Disuatu sekolah kejuruan dikota Temanggung ada seorang anak yang berjuang mati-matian untuk dapat sekolah. Anak itu bernama Dede ,ia berumur 16 tahun. Hidupnya sangat memprihatinkan. Walaupun hidupnya sangat nenprihatinkan,namun ia sangat bersemangat untuk sekolah. Keadaan ekonomi yang kurang tak membuat ia patah semangat dan menyerah. Karna keterbatasan ekonomi itu ia bersekolah dengan biaya gratis tapi ia tidak malu dengan semua itu. Keseharian dia berangkat sekolah dengan jalan kaki, meskipun perjalanan yang ditempuh itu sangatlah jauh tetap ia lakukan demi sampai di sekolah dan menuntut ilmu.
“De, kok jalan kaki ?”tanya Andi salah satu temannya.
“Nggak papa kan jalan kaki biar sehat.”jawab Dede tak ragu.
“Biar sehat apa nggak punya motor? Hahaha” ejek Andi.
Dede tersenyum sembari berkata “ aku memang tak punya motor tapi aku masih sanggup jalan,”
Andi tertawa dan berkata “Jangan sok kuat entar sakit kasian kamu”
“Alhmdulilah kalau nanti aku masih dikasih sakit, berarti Allah masih sayang aku
“ jawab Dede tetap tersenyum dan tegar.
“Sakit kok alhamdulilah gila ya kamu?”Andi berkata sambil meninggalkan Dede.
Pada saat itu Dede tetap tabah meskipun dalam hati kecilnya merasakan sakit dan ia tetap melanjutkan perjalanannya untuk berangkat sekolah .
Sesampainya disekolah ia langsung masuk kelas, keadaan kelaspun masih sepi karna pada saat itu masih pagi dan belum banyak yang berangkat. Tak lama kemudian Andi menghampiri Dede, “woy De, udah sampek kamu ? giamana capek kamu ?”
“Nggak capek kok karna aku melakukan semua ini dengan iklas.”jawab Dede tenang.
“haha omong kosong, makanya mama kamu suruh membelikan motor biar kamu nggak capek jalan.”kata Andi.
“Aku bisa sekolah saja sudah bersyukur kok. Sekolah tidak harus bawa motor karna pada dasarnya sekolah itu tidak untuk pamer harta orang tua,namun sekolah itu tempat kita untuk menuntut ilmu demi tercapainya kesuksesan kita. Harta orang tua tidak menjamin kepintaran dan kesuksesan kita bukan ?”Dede menjawab dengan mantap.
Andi kaget dengan jawaban Dede, ia hanya terdiam dan tidak berkata lagi.
“Hay, kamu kok diam ? kenapa kamu kata-kataku ada yang salah ataukah ada yang membuatmu sakit hati ?”tanya Dede pada Andi.
“ihh apaan sih kamu, aku nggak papa, nggak usah sok peduli deh kamu.”jawabnya agak kasar dan pergi begitu saja.

Bel pulang sekolah telah berbunyi, namun masih ada ekstra pramuka yang harus diikuti Dede dan kawan-kawannya. Satu jam telah berlalu dan kini waktunya pulang,namun Dede tak bisa pulang karna sudah terlalu sore dan hampir malam untuk jalan kaki. Dede memutuskan untuk menginap di masjid sekolahnya tanpa rasa takut.
“YAALLAH berilah aku kekuatan untuk menghadapi ini semua, aku iklas jika harus menghadapi pahitnya hidup. Lindungi aku dalam ancaman bahaya YAALLAH.”doa Dede pada malam itu.
Paginya ada Arsil teman satu kelas menghampirinya “ eh De kamu kok pagi banget beragkatnya?”
“aku tidak pulang, aku tidur di masjid sekolah .”jawab Dede dengan wajah agak murung dan menahan lapar.
“loh kok nggak pulang kenapa?”tanya Arsil.
“Terlalu malam aku pulang dan harus jalan kaki”jawabnya.
“YaAllah kasian kamu, yaudah ini kamu makan bekalku saja,”kata Arsil.
“Tak usah, kamu saja yang makan “ tolak Dede
“Tak apa De, aku iklas tadi aku juga udah makan kok.”pinta Arsil.
“Yaudah aku makan, makasih banget ya kamu udah baik sama aku, semoga Allah membalas kebaikanmu”kata Dede. “iya sama-sama, amin.”jawab Arsil.

Pada jam istirahat Andi menghampiri “ De denger-denger kamu tidur di masjid sekolah ya? Emangnya kamu nggak takut apa?” “iya, kenapa harus takut ada Allah yang slalu menjaga aku
.”jawab Dede lantang.
“Aku bingung sama kamu, kenapa kamu sekuat ini menghadapi cobaan hidup ? kamu tak pernah mengeluh bahkan tak pernah menyerah. Hidup kamu slalu menebarkan senyuman padahal aku tahu kamu orang tak punya.”tanya Andi dengan raut wajah sedih.
“Ndi Allah memberi cobaan untuk aku dan keluarga aku agar bisa kuat dan lebih bisa menghargai hidup ini, berkelimang harta tak tentu membuat orang bahagia, tidak ada alasan untuk aku menyerah dalam menghadapi cobaan hidup ini.”jawab Dede dengan mantap.
“kamu hebat De, aku minta maaf sama kamu karna aku slalu mengejek kamu. Kini aku sadr De harta tidak bisa membeli semuanya. Nyatanya aku yang punya uang tak bisa membeli kepintaran, sedangkan kamu orang yang tak mampu tapi kamu hebat dalam segala prestasi. Aku iri pada prestasi yang kamu miliki hingga aku slalu mengejekmu.”kata Andi
“iya nggak papa aku nggak marah sama kamu. Kalo kamu mau usaha kamu bisa lebih pintar dari aku. Jangan iri denganku karna aku hanya siswa biasa. Jika kamu ingin giat belajar kamu pasti bisa kok.”kata Dede
“Terimakasih De. Sekali lagi minta maaf ya.”pinta Andi.
“Iya ndi, yaudah ayo masuk udah bel masuk juga kok” ajak Dede.

Hari demi hari telah dilalui, dengan tekat kuatnya dengan rasa semangatnya kini Dede telah diterima di Perusahaan yang gajinya lumayan besar. Dede menekuni pekerjaan yang telah ia dapatkan dan ia kini telah membahagiakan kedua orang tuanya.

Jangan jadikan materi untuk mencapai kesuksesan, karena materi tak menjamin sebuah kesuksesan. Orang yang giat belajar , iklas dan menerima sebuah takdir dan mau merubahnya itu adalah orang-orang hebat yang akan mencapai sebuah kesuksesan.

Karya : Novita

Share:

MARS SMKN JUMO

Postingan Populer

Label